Ibu kota Sumatera Barat: pelabuhan tua di pesisir barat Sumatra, tempat rendang dimasak berjam-jam dan matahari tenggelam tepat di depan meja warung kopi.
Kota Padang dan garis pantainya dari puncak Gunung Padang. Foto: Wikimedia Commons
Padang tumbuh dari Muara Batang Arau, tempat kapal kopi dan gambir berlabuh sejak abad ke-19. Sampai sekarang kota ini jadi pintu masuk Sumatera Barat: dari sini jalan menanjak ke Padang Panjang dan Bukittinggi, atau berbelok ke selatan menuju pesisir Painan.
Hidupnya berjalan dekat laut. Warung kopi berderet menghadap barat, pasar buka sebelum subuh, dan sebagian besar percakapan berakhir dengan pertanyaan mau makan di mana.
Hujan turun sepanjang tahun, paling sering sore. Bawa payung lipat dan sandal karet, lalu sisakan satu sore tanpa rencana untuk menunggu matahari terbenam di Taplau.
Posisi kota, sedikit di selatan garis khatulistiwa
Jarak ke Bukittinggi lewat Padang Panjang
Pantai menyambung dari Taplau sampai Air Manis
Semua bisa dicapai dalam satu sore, kecuali pulau yang butuh kapal.
Lapak jagung bakar dan penyewaan kuda berderet di sepanjang beton, dan matahari terbenam jatuh tepat di depan. Datang sekitar pukul lima sore.
Foto: Wikimedia Commons
Jembatan merah di atas Muara Batang Arau, berlatar Gunung Padang. Paling bagus saat lampu kota baru menyala.
Foto: indonesia.travel
Pulau kecil di seberang, sekitar satu jam naik kapal dari muara. Karang dangkal, air jernih, cocok untuk snorkeling pemula.
Foto: Wikimedia Commons
Di ujung selatan, batu legenda Malin Kundang berdiri di pasir yang landai. Sore di sini lebih lengang daripada Taplau.
Foto: Indonesiakaya
01
Daging dimasak berjam-jam dalam santan dan cabai sampai kuahnya menyusut dan menghitam. Paling enak dengan nasi hangat dan daun singkong.
02
Sate daging sapi berkuah kuning pekat dari kaldu tulang dan tepung beras, disajikan dengan lontong.
03
Sarapan Subuh di Pasar Raya: lontong, gulai nangka, dan kuah tunjang yang pedas. Habis sebelum pukul sembilan.
04
Kerupuk singkong tipis yang dijual per bungkus di sepanjang jalan menuju pasar oleh-oleh.
Rendang, biasanya dari daging sapi, kadang kambing. Foto: Wikimedia Commons
Urutannya bisa dibalik. Yang penting jangan menumpuk dua perjalanan jauh dalam satu hari.
Pagi ke Pasar Raya untuk lontong gulai, siang menyusuri Muara Batang Arau dan Jembatan Siti Nurbaya, sore duduk di Taplau sampai matahari terbenam.
Kapal pagi dari muara ke Pulau Sikuai. Snorkeling di karang dangkal, makan siang di pulau, kembali sebelum gelap.
Sekitar 90 km ke utara lewat Padang Panjang. Ngarai Sianok dan Jam Gadang di Bukittinggi, lalu pulang sore.
Angkot dan taksi berhenti di mana saja; ojek daring jalan lancar di dalam kota. Sewa motor lebih hemat kalau ke Air Manis.
Tulis rencana tiga hari versimu sendiri, lalu bekali payung dan satu jaket tipis untuk naik ke bukit.